LIFE INSPIRATION
Selasa, 03 April 2012
Selasa, 22 November 2011
KANDUNGAN BERBAHAYA DALAM VAKSIN IMUNISASI
Buku berjudul Yang Orangtua Harus Tahu tentang Vaksinasi pada Anak ini adalah saduran dari buku berjudul What Your Doctor May Not Tell You About Children’s Vaccinations karangan Stephanie Cave, M.D., F.A.A.F.P bersama Deborah Mitchell. Diterbitkan dengan ISBN 979-22-349-4 yang diterbitkan pertama kali oleh PT. Gramedia Pustaka Utama cetakan pertamanya pada tahun 2003.
Buku yang sangat memukau saya karena menyajikan banyak informasi mengejutkan tentang vaksinasi yang tidak pernah ditemukan di media informasi apapun.
Selama ini setiap informasi yang kita terima mengenai vaksinasi adalah suatu hal yang harus dilakukan dan memiliki dampak nol persen terhadap kesehatan manusia.
Padahal sebagaimana tertulis dalam lembaran pertama buku ini disebutkan sebagai berikut, “Dalam hal vaksinasi anak, mencegah mungkin tidak lebih baik daripada menyembuhkan”.
Ditutup dengan kalimat berikutnya, “Jangan ambil resiko untuk kesehatan anak Anda! Pelajari lebih lanjut tentang vaksinasi yang ada pada masa kini dengan… ORANG TUA HARUS TENTANG VAKSINASI ANAK”.
Mengapa hal tersebut menjadi penting?
Karena sebagai orang tua, tentunya kita mengharapkan hal terbaik yang dapat kita berikan kepada seluruh anak kita. Hal tersebut hanya dapat diwujudkan jika dan hanya jika kita memiliki informasi yang memadai mengenai apapun yang ingin kita persembahkan kepada mereka.
Fakta-fakta mengejutkan tentang kandungan merkuri yang digunakan dalam sebagian besar vaksin anak saat ini baru salah satu contoh mengerikan tentang vaksin yang harus Anda ketahui.
Berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin tidak Anda ketahui tentang vaksin:
- Beberapa vaksin mengandung racun seperti air raksa (merkuri), almunium dan formalin
- Di tahun 1998, Pemerintah Perancis menghentikan program vaksinasi berbasis sekolah yang memberikan vaksin Hepatitis B kepada anak-anak usia sekolah karena kasus multiple-sklerosis telah dikaitkan dengan vaksin tersebut dan lebih dari 600 kasus imunitas dan persyarafan telah dilaporkan.
- Beberapa vaksin dibuat menggunakan bahan yang berasal dari jaringan manusia dari janin yang digugurkan.
- Kebanyakan negara mewajibkan bahwa saat anak berusia 5 tahun, ia sudah harus menerima 33 dosis dari 10 vaksin.
- Para dokter hanya melaporkan kurang dari 10 persen kejadian buruk yang berkaitan dengan vaksinasi dan/atau sesudah vaksinasi.
- Alumunium Logam ini ditambahkan ke dalam vaksin dalam bentuk gel atau garam sebagai pendorong terbentuknya antibodi. Alumunium telah dikenal sebagai penyebab kejang, penyakit alzheimer, kerusakan otak dan dimensia (pikun). Logam ini biasanya digunakan pada vaksin-vaksin DPT, DaPT dan Hepatitis B.
- Benzetonium Khlorida Benzetonium adalah bahan pengawet dan belum dievaluasi keamanannya untuk dikonsumsi oleh manusia. Biasa digunakan sebagai campuran vaksin anthrax terutama diberikan kepada para personil militer.
- Etilen Glikol Biasa digunakan sebagai bahan utama produk antibeku dan digunakan sebagai pengawet vaksin DaPT, polio, Hib dan Hepatitis B.
- Formaldehid Bahan kimia yang terkenal sebagai zat karsinogenik (penyebab kanker) yang biasanya digunakan dalam proses pengawetan mayat, fungisida/insektisida, bahan peledak dan pewarna kain. Selain beracun, menurut Sir Graham S. Wilson pengarang buku The Hazards of Immunization formalin tidak mamadai sebagai pembunuh kuman sehingga maksud penggunaannya sebagai penonaktif kuman dalam vaksin menjadi tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya adalah kuman yang seharusnya dilemahkan dalam vaksin tersebut malah menguat dan menginfeksi penggunanya.
- Gelatin Bahan yang dikenal sebagai alergen (bahan pemicu alergi) ini banyak ditemukan dalam vaksin cacar air atau MMR. Bagi kaum Muslim, gelatin menimbulkan isu tambahan karena biasanya bahan dasarnya berasal dari babi.
- Glutamat Bahan yang digunakan dalam vaksin sebagai penstabil terhadap panas, cahaya dan kondisi lingkungan lainnya. Bahan ini banyak dikenal sebagai penyebab reaksi buruk kesehatan dan ditemukan pada vaksin varicella.
- Neomisin Antibiotik ini digunakan untuk mencegah pertumbuhan kuman di dalam biakan vaksin. Neomisin menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang dan sering ditemukan dalam vaksin MMR dan polio.
- Fenol Bahan yang berbahan dasar tar batu bara yang biasanya digunakan dalam produksi bahan pewarna non makanan, pembasmi kuman, plastik, bahan pengawet dan germisida. Pada dosis tertentu, bahan ini sangat beracun dan lebih bersifat membahayakan daripada merangsang sistem kekebalan tubuh sehingga menjadi berlawanan dengan tujuan utama pembuatan vaksin. Fenol digunakan untuk pembuatan beberapa vaksin termasuk vaksin tifoid.
- Streptomisin Antibiotik ini dikenal menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang dan biasa ditemukan dalam vaksin polio.
- Timerosal/Merkuri Bahan yang sangat beracun yang selama beberapa puluh tahun digunakan pada hampir seluruh vaksin yang ada di pasaran. Padahal timerosal/merkuri adalah salah satu bahan kimia yang bertanggung jawab atas tragedi Minamata di Jepang yang menyebabkan lahirnya bayi-bayi yang cacat fisik dan mentalnya. Berikut ini adalah beberapa kerusakan yang disebabkan keracunan merkuri:
- Otak bayi masih mengalami perkembangan yang cepat dan merkuri bisa merusak sel otak secara menetap.
- Sistem kekebalan tubuh bayi masih belum berkembang secara penuh sehingga bayi tidak mempunyai kemampuan melawan serangan benda asing (bakteri, virus dan racun lingkungan) secara benar.
- Kemampuan tubuh bayi untuk membuang racun dari tubuhnya melalui hati belum berkembang sepenuhnya sehingga zat-zat berbahaya cenderung menetap di dalam tubuhnya seperti merkuri, formalin dan alumunium.
- Penghambat darah-otak (selaput yang berada di antara darah yang beredar di tubuh dengan otak yang berfungsi bahan-bahan berbahaya mencapai otak) belum mampu menghalangi racun yang bisa merusak otak.
- Gejala keracunan merkuri yang paling umum antara lain adalah:
- Perubahan suasana hati dan kepribadian, termasuk mudah marah dan malu
- Hilangnya sensasi dan masalah penglihatan serius
- Ketulian dan kecenderungan kesulitan berkomunikasi karenanya
- Kelemahan otot dan tidak adanya koordinasi tubuh yang baik
- Hilangnya/lemahnya ingatan
- Tremor/gemetaran
Dimana kasus autisme ini ternyata memiliki kemiripan dengan gejala-gejala keracunan merkuri yang banyak digunakan dalam vaksin.
Hal yang menarik lainnya untuk kita di Indonesia yang sedang gencar-gencarnya melakukan vaksinasi polio melalui mulut (oral/dimakan) adalah fakta bahwa sejak tahun 2000 Sentra Pengendalian Penyakit Amerika Serikat sudah menghentikan vaksin oral dan digantikan dengan suntikan.
Mengapa? Karena vaksinasi polio oral terbukti menimbulkan sampai 10 kasus polio per tahun dan dituding menyebabkan gangguan serius pada sistem pencernaan terutama penyumbatan usus!
Lantas mengapa informasi-informasi tersebut cenderung tidak pernah terpublikasikan secara luas?
Alasannya tentu saja sederhana sekali: UANG.
Bisnis produksi dan penjualan vaksin bernilai milyaran dollar Amerika Serikat per tahun! Selain itu banyak sekali bukti-bukti yang kemudian dibungkam menelusuri bahwa penyakit-penyakit saat ini seperti HIV/AIDS, DBD (demam berdarah), flu burung, dsb adalah senjata biologi yang sengaja dikembangkan yang kemudian dilepaskan ke komunitas sehingga mendorong kebutuhan akan obat dan vaksin penyakit-penyakit tersebut.
Saya dan isteri pun akhirnya sepakat untuk tidak memvaksinasi puteri kami. Hal ini kami lakukan setelah berkonsultasi dengan banyak ahli kesehatan (kedokteran, kimia klinis, teknologi kesehatan, dsb).
Apalagi ternyata teman-teman kami yang menjadi atau sedang kuliah menjadi dokter di Eropa secara terang-terangan menyatakan “vaksinasi adalah fiksi seperti cerita manusia mendarat di bulan..”
sumber: setiabudi.name
Minggu, 20 November 2011
SABUN DAN SHAMPOO BATANG 100% FREE- PARABEN DAN SLS (COCOK JUGA UNTUK BAYI)
Unscented castile organik dengan bunga chamomile Harga Rp28.000
Berat 100gram
unscented castile Harga Rp. 18.000
Unscented Castile
Sabun handmade yg unik, berfungsi 2in1 sbg Sabun & shampo sangat lembut. Terbuat dari minyak zaitun murni sangat cocok untuk bayi dan kulit sensitif. Sangat baik untuk yg bermasalah dengan jerawat, karena bisa membersihkan kulit secara seksama sekaligus melembabkannya.
Komposisi: Saponified Cocconut oil, Olive oil, Vegetable shortening.
Untuk Hasil Terbaik
wajah :
Gunakan pada pagi dan sore hari. Busakan sabun ditangan kemudian cuci wajah sambil dipijat dan leher kemudian bilas dan keringkan. Ikuti dengan balm atau minyak Eco Care Favorit Anda
Tubuh:
Gunakan setiap kali Anda Mandi. Ikuti dengan balm atau minyak Eco Care Favorit Anda
Rambut:
Busakan sabun ditangan kemudian balurkan ke rambut sambil dipijat kemudian bilas dan keringkan. Bilasan tambahan: campurkan 1 sdm cuka apel organik ke dlm 1 gelas air dan balurkan ke rambut, pijat dan diamkan hingga 5 menit kemudian bilas.
Untuk conditioner, gunakan minyak Eco Care Favorit Anda
Berat 100gram
unscented castile Harga Rp. 18.000
Unscented Castile
Sabun handmade yg unik, berfungsi 2in1 sbg Sabun & shampo sangat lembut. Terbuat dari minyak zaitun murni sangat cocok untuk bayi dan kulit sensitif. Sangat baik untuk yg bermasalah dengan jerawat, karena bisa membersihkan kulit secara seksama sekaligus melembabkannya.
Komposisi: Saponified Cocconut oil, Olive oil, Vegetable shortening.
Untuk Hasil Terbaik
wajah :
Gunakan pada pagi dan sore hari. Busakan sabun ditangan kemudian cuci wajah sambil dipijat dan leher kemudian bilas dan keringkan. Ikuti dengan balm atau minyak Eco Care Favorit Anda
Tubuh:
Gunakan setiap kali Anda Mandi. Ikuti dengan balm atau minyak Eco Care Favorit Anda
Rambut:
Busakan sabun ditangan kemudian balurkan ke rambut sambil dipijat kemudian bilas dan keringkan. Bilasan tambahan: campurkan 1 sdm cuka apel organik ke dlm 1 gelas air dan balurkan ke rambut, pijat dan diamkan hingga 5 menit kemudian bilas.
Untuk conditioner, gunakan minyak Eco Care Favorit Anda
DAFTAR ZAT BERBAHAYA DALAM KOSMETIK
Berikut beberapa bahan berbahaya yang sering dijumpai pada kosmetik dan produk perawatan kulit lainnya. Bahan berikut adalah bahan sintetik yang sudah terbukti berbahaya bagi kesehatan menurut beberapa penelitian.
Sodium Lauryl Sulfate (SLS) and Ammonium Lauryl Sulfate (ALS)
Zat ini sering dikatakan berasal dari sari buah kelapa untuk menutupi racun alami yang terdapat di dalamnya. Zat ini sering digunakan untuk campuran shampoo, pasta gigi, sabun wajah, pembersih badan dan sabun mandi. SLS dan ALS dapat menyebabkan iritasi kulit yang hebat dan kedua zat ini dapat dengan mudah diserap ke dalam tubuh. Setelah terserap, endapan zat ini akan terdapat pada otak, jantung, paru paru dan hati yang akan menjadi masalah kesehatan jangka panjang. SLS dan ALS juga berpotensi menyebabkan katarak dan menganggu kesehatan mata pada anak anak.
Bahan Pengawet Paraben
Paraben digunakan terutama pada kosmetik, deodoran, dan beberapa produk perawatan kulit lainnya. Zat ini dapat menyebabkan kemerahan dan reaksi alergi pada kulit. Penelitian terakhir di Inggris menyebutkan bahwa ada hubungan antara penggunaan paraben dengan peningkatan kejadian kanker payudara pada perempuan. Disebutkan pula terdapat konsentrasi paraben yang sangat tinggi pada 90% kasus kanker payudara yang diteliti.
Propylene Glycol
Ditemukan pada beberapa produk kecantikan, kosmetik dan pembersih wajah. Zat ini dapat menyebabkan kemerahan pada kulit dan dermatitis kontak. Studi terakhir juga menunjukan bahwa zat ini dapat merusak ginjal dan hati.
Isopropyl Alcohol
Alkohol digunakan sebagai pelarut pada beberapa produk perawatan kulit. Zat ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan merusak lapisan asam kulit sehingga bakteri dapat tumbuh dengan subur. Disamping itu, alkohol juga dapat menyebabkan penuaan dini.
DEA (Diethanolamine), TEA (Triethanolamine) and MEA (Monoethanolamine)
Bahan ini jamak ditemukan pada kosmetik dan produk perawatan kulit. Bahan bahan berbahaya ini dapat menyebabkan reaksi alergi dan penggunaan jangka panjang diduga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker ginjal dan hati.
Aluminium
Aluminium sering digunakan pada produk penghilang bau badan. Aluminium diduga berhubungan dengan penyakit pikun atau Alzheimer’s.
Minyak Mineral
Minyak mineral dibuat dari turunan minyak bumi dan sering digunakan sebagai bahan dasar membuat krim tubuh dan kosmetik. Baby oil dibuat dengan 100% minyak mineral. Minyak ini akan melapisi kulit seperti mantel sehingga pengeluaran toksin dari kulit menjadi terganggu. Hal ini akan menyebabkan terjadinya jerawat dan keluhan kulit lainnya.
Polyethylene Glycol (PEG)
Bahan ini digunakan untuk mengentalkan produk kosmetik. PEG akan menganggu kelembaban alami kulit sehingga menyebabkan terjadinya penuaan dini dan kulit menjadi rentan terhadap bakteri.
Bagaimana cara menghindari bahan berbahaya ini?
Pelajari dengan baik daftar kandungan yang terdapat pada label setiap produk kosmetik. Lihatlah apakah jenis jenis zat diatas terkandung di dalamnya, bila anda masih kurang yakin, anda bisa mencarinya di internet tentang bahayanya bahan tersebut.
Jangan pernah dibodohi oleh kata kata ‘natural’ dan ‘organic’ pada kemasan produk. Memang produk tersebut mengandung satu atau dua bahan organik, tetapi kandungan bahan berbahayanya bisa berkali lipat jumlahnya.
Jika memungkinkan, pilihlah produk yang memang 100% menggunakan bahan natural seperti herbal dan lain lain. Saya yakin kulit anda akan menyukainya. (blogdokter)
Sabtu, 19 November 2011
PRODUK JOHNSON N JOHNSON YG BERBAHAYA
Jika Anda membeli shampo khusus untuk bayi Anda, hal terakhir yang Anda harapkan adalah kandungannya yang berisi karsinogen.
Tetapi jika Anda tinggal di AS, hal ini benar-benar terjadi. Selama dua tahun terakhir, kesehatan dan lingkungan telah mendesak kelompok Johnson & Johnson untuk menghapus dua bahan kimia yang berpotensi menyebabkan kanker pada produk sampo bayinya.
Salah satunya adalah bahan quaternium-15, yang melepaskan formaldehida, kulit, mata, dan iritasi pernapasan, dan dikenal karsinogen (paparan formaldehid yang dikaitkan secara spesifik pada leukemia). Menurut SafeCosmetics.org:
"Perhubungan Kelompok Amerika Utara Dermatitis menganggap quaternium-15 menjadi salah satu penyebab kontak alergi yang paling klinis yang signifikan terjadi pada anak-anak."
Yang lainnya, 1,4-dioxane,(diduga karsinogen), ada pada produk Johnson & Johnson seperti:
- Baby Shampoo
- Oatmeal Baby Wash
- Moisture Care Baby Wash, and
- Aveeno Baby Soothing Relief Creamy Wash
Menurut CDC, 1,4 dioksan adalah karsinogenik bagi manusia, dan merupakan racun bagi otak Anda, sistem saraf pusat, ginjal dan hati.
Apa yang Harus Diperhatikan untuk untuk menghindari Formaldehid dan 1,4-dioxane
Jika Anda ingin menghindari pelepasan bahan formaldehida dan 1,4-dioxane, Anda perlu tahu apa yang harus dicari ketika kandungan tersebut 'TIDAK tercantum pada label, setidaknya tidak dalam kata-kata.
Bahan-bahan yang cenderung terkontaminasi dengan formaldehid meliputi:
- Quaternium-15
- DMDM hydantoin
- Diazolidinyl urea
- Imidazolidinyl urea
- Untuk menghindari 1,4-dioxane, perhatikan bahan2 ini yg dapat menimbulkan 1,4-dioxane sebagai produk sampingan:
- PEG-100 stearat
- natrium sulfat laureth
- Natrium sulfat
- Polyethylene myreth
- Ceteareth-20
Bahan berbahaya lainnya yang harus DIPERHATIKAN
Sangat disayangkan bahan2 ini ada pada produk perawatan pribadi, termasuk yang dirancang khusus untuk bayi, yang dapat mengandung sejumlah bahan-bahan berbahaya. Penyebab umum lainnya untuk dihindari meliputi:
- bahan kimia yang mencakup "xynol", "ceteareth" dan "oleth" Diethanolamine, atau DEA, agen berpotensi menyebabkan kanker.
- DEA juga mudah bereaksi dengan bahan pengawet nitrit atau kontaminan untuk membuat nitrosodiethanolamine (NDEA), suatu karsinogen kuat yang dikenal. Zat ini juga muncul untuk memblokir penyerapan nutrisi kolin, yang sangat penting untuk perkembangan otak.
- Propilen glikol. Meskipun lembar data keamanan bahan memperingatkan pengguna untuk menghindari kontak kulit dengan propilen glikol sebagai iritan kulit yang kuat dan juga dapat menyebabkan kelainan hati dan kerusakan ginjal, hal ini biasanya ada pada bahan2 umum shampo.
- Paraben. Pengawet ini dapat muncul pada label sebagai metil paraben, etil paraben, propil paraben,butil paraben, isobutil paraben atau E216. Bahan2 tsb dapat menyebabkan adanya gangguan kanker.
Penelitian telah menunjukkan bahwa paraben dapat mempengaruhi tubuh Anda seperti estrogen, yang dapat menyebabkan massa otot berkurang, penyimpanan lemak ekstra, dan ginekomastia laki-laki (pertumbuhan payudara).
Penelitian lain terkait paraben adalah adanya kanker payudara, karena para peneliti menemukan jejak paraben dalam setiap sampel jaringan yang diambil dari 20 tumor payudara yang berbeda. EPA telah dikaitkan dengan metil paraben, terutama untuk gangguan metabolisme, perkembangan kanker, hormonal, dan saraf, dan berbagai jenis kanker.
Rata-rata bayi terkena puluhan bahan kimia yang berpotensi berbahaya setiap harinya
4 tahun lalu, kelompok kerja lingkungan (EGW) melakukan survei terhadap 3.300 orang tua dan membandingkan produk bayi yang mereka digunakan pada daftar bahan kimia yang diketahui menyebabkan alergi, gangguan hormon, kerusakan sistem saraf dan kanker.
Studi mereka menemukan bahwa anak-anak terkena bahan-bahan kimia sekitar 27% setiap hari yang belum diuji segi keamanannya baik oleh industri /pabrik maupun oleh pemerintah.
Contoh bahan-bahan berbahaya dan produk bayi dari kajian ini adalah :
- 2 bromo, 2 dan 3 propanadiol-diol: dapat menyebabkan alergi dan iritasi kulit. Pada beberapa produk, bahan-bahan ini dapat berpisah untuk membentuk kanker.
- Sodium Borat,yang ditemukan pada krim ruam popok Desitin, dapat menumpuk pada organ hati dan otak anak Anda, menyebabkan efek kesehatan yang merugikan.
- oksibenzon, bahan umum di tabir surya, dapat memicu alergi dan dapat menganggu hormon pencernaan anak.
Label:
anak2,
kesehatan,
produk bayi
| Reaksi: |
Langganan:
Entri (Atom)







